ads

Thursday, 29 January 2009

tasik indah yang beracun

di penghujung musim hujan yang dingin, di tengah belantara, dikelilingi tanah yang subur...aku terdengar ... suara yang biasa aku dengar namun tidak dapat mencari puncanya. bagai dalam mimpi, suara itu datang bila aku sendirian...

tiba2 aku ternampak ...ukiran seorang perempuan, rambut yang panjang mengurai, diselimuti kain merah, berdiri kaku. aku melihat wajahnya, juga kaku, tanpa ekspressi, hanya dibasahi limpahan air yang muncul dari matanya yang hitam.

ya...limpahan airmata yang dipenuhi kesedihan, ketakutan, kebencian, dendam, patah hati, kecewa, kesal, semua menjadi racun yang mengalir dan bertakung sebagai sebuah tasik yang sangat indah. airnya yang biru bagaikan permata di tengah2 belantara hijau, jernih, bercahaya di bawah sinar suria.

namun tasik itu kosong. tiada hidupan yang mampu hidup didalamnya, tiada tumbuhan yang boleh tumbuh dipinggirnya. ia tak akan menjadi sumber minuman kepada hidupan hutan atau pun tempat anak2 bermain...

kenapa tiada hidupan yang boleh hidup didalam tasik itu, tiada anak2 datang memancing dipinggirnya, dan kenapa ia tidak boleh kering...apakah tasik itu hanya ada untuk menjadi beban kepada dunia....

semakin hari, air tasik semakin dalam kerana sang patung tidak mampu menahan aliran airmatanya...dan dia tahu, satu hari dia akan lemas didalam tasiknya sendiri...

mungkinkah keadaan akan berlainan jika airmatanya dititiskan untuk orang lain...

FLY

"if you surrendered to the air, you could ride it" - Toni Morrison "when everything seems to be goimg against you, r...