Sunday, 12 April 2009

ini puisi kamu, Wahyu...

ini puisi yang aku janjikan pada favourite poet aku...si Wahyudimy yang elusive...gitu...hehe


aku membaca puisimu

Aku membaca puisimu
Dan aku berada di tengah2 penderitaan
Sebuah bangsa

Aku membaca puisimu
Dan aku merasa kehampaan dan kesakitan
Sebuah kemiskinan

Aku membaca puisimu
Dan aku sedang berjuang untuk mewarnakan kembali
Sejarah bangsa ku

Aku membaca puisimu
Dan aku seorang anak muda yang insignificant
Di tengah kota metropolitan

Aku membaca puisimu
Dan aku ingin sucikan kembali erti cinta
Yang telah dicemari

Aku membaca puisimu
Dan aku tahu kau bukan
Sekadar penulis picisan

9 comments:

wahyudi my said...

Thanks madam. I mean it,from the bottom of my nasty heart.
Aku simpan yg ini sebagai azimat :-)


Ps: datang lah sabah, bawak otit sekali,kita pergi pulau.

a.b geldofg said...

puisi mu puisi ku...
puisi mu indah
puisi ku sampah
tapi aku terus bpuisi
sprt ko juga

~~~ kay ~~~ said...

nice!
(x sangka ab ade bakat terendam...)
lalalaaaa....

addyaholix said...

aku baca puisimu
kalaupun hati selalu gundah

aku baca puisimu
kalaupun jiwa kembali indah

aku baca puisimu
ya, aku selalu baca puisimu

en.Adam said...

huwaaaaaaa
nak puisi juge!!!

hahahaha
ab mmg berbakat dlmm semua bidang

a.b geldofg said...

adam...bidan terjun pun aku bboleh

wahyudi my said...

from now on - laksmi pamuntjak


with what feet do I walk the near and far that spans
the blue trace of life before this?
with what lips do I taste the fear in the mouths of
respectable girls, who say, take me, for you are different?
with what eyes do I look at my children, blue babies birthing
before the horizon that is the body of their mother?
with what nerve do I feel a caress that isn’t some jackass
wet dream, like eternal earthlight on my loins?
with what voice do I say I won’t forget, to the faces I’ve lain
next to, who stain the blank air with reflections of my own?

MaNuSiA_RuMiT said...

hurm
puisi utk saya x de ke madam?

baincardin said...

exam dah habis yay!

thanks for your doa patung! :) betul2 menghargainya. Hanya tuhan saja yg dapat membalasnya. Semoga patung juga berjaya dlm semua keadaan ya, amin..amin...amin.....