Sunday, 13 December 2009

dec 1995

ini puisi yang aku tulis December 2008...


disaat kau sentuh pipiku aku
bangga menjadi wanita

disaat kau bersamaku
aku bangga menjadi isterimu

disaat kau tiada disisiku
aku bangga menjadi ibu kepada anak2mu
disaat tubuhmu terbaring kaku
ku rasa hatiku menjadi beku

disaat tanah menimbus tubuhmu
ku lihat impianku menjadi debu
disaat melangkah dari pusaramu
jutaan sembilu menghiris kalbuku

disaat itu
kenapa aku tidak bisa menangis...

ini puisi yang ditulis oleh Lily pada December 2007

Hanya Satu Pintaku

Hanya Satu Pintaku
Untuk memandang langit biru
Di dalam dakap Papaku.
Hanya Satu Pintaku
Untuk bercanda dan bersenda
Dalam pangkuan Papaku.
Tapi semua ini
Hanya sebuah mimpi
Ku selalu berharap
Kan tak pernah terbangun.
Affendi Zainal Abidin.....
deceased...Dec 1995...


senyum lah anak2 ku
jangan benarkan dunia membunuhmu