Monday, 22 December 2008

disaat itu...december 1995

disaat kau sentuh pipiku
aku bangga menjadi wanita

disaat kau bersamaku

aku bangga menjadi isterimu

disaat kau tiada disisiku
aku bangga menjadi ibu kepada anak2mu

disaat tubuhmu terbaring kaku
ku rasa hatiku menjadi beku

disaat tanah menimbus tubuhmu
ku lihat impianku menjadi debu

disaat melangkah dari pusaramu
jutaan sembilu menghiris kalbuku

disaat itu
kenapa aku tidak bisa menangis?...

3 comments:

redzuwan said...

saat itu yakinlah,
walaupun jasad tak kelihatan,
jiwanya pasti bersama anak-anak,
denyut nadi mereka,
hilai tawa mereka,
hadir bersama raganya,

wasiat yang tak terhingga,
sentuhla pipi mereka,
bersama-samalah mereka,
agar mereka bangga,
inilah mama mereka,
agar mereka juga rasa,
Ayahnya hadir dalam setiap nafas hela mama..

Al-fatihah..

addyaholix said...

kerna kau punya hati dan jiwa yang kuat!

kerna kau wanita hebat!

L. Asadullah said...

............

Allah always with you n ur family....
so will i