ads

Saturday, 22 October 2016

PERIHAL PENANDA BUKU DAN BUKU TELEPHONE

Salam and good day.
Saya suka menggunakan penanda buku. Jika saya menggunakan module atau buku untuk mengajar juga saya tandakan mukasurat dengan penanda buku. Itu bagi saya sesuatu yang biasa namun tidak bagi pelajar2 saya. Sewaktu penanda buku saya terjatuh, mereka melihatnya dengan expression ' she's still using a bookmarker?'
Agak lucu melihat wajah mereka... lalu saya berkata....
never seen a bookmarker before?
Mereka jawab ... yes we have.
Ok... i take it you don't use this kind of thing.
Mereka jawab ... no.
Fahamlah saya... cuma old-timer seperti saya saja yang masih menggunakan penanda buku yang dicetak. Remaja sekarang mungkin cuma kenal bookmark dalam search engine sahaja.
Mungkin juga lama kelamaan penggunaan penanda buku begini akan semakin kurang ... mungkin akan terus dilupakan... sama seperti penggunaan buku telephone yang diganti oleh phone book dalam cell phone. Saya rasa tidak ramai remaja sekarang yang pernah melihat buku telephone yang tebalnya hampir 3 inci itu... dan pastinya mereka juga tidak akan tahu maksud 'yellow pages'.
Sewaktu kanak2 dulu... saya gemar mendengar drama dan sandiwara radio. Mungkin ada yang masih ingat drama radio... nombor 5 pesiaran 1... sangat popular satu waktu dahulu... dan sandiwara radio yang selalunya membawa cerita hikayat disertai dengan syair. Saya paling suka bahagian syair.
Apakah seni penulisan skrip radio juga menerima nasib yang sama dengan buku telephone dan penanda buku? Dying art... seperti Mak Yong dan Wayang Kulit.  That would be a real shame.
Dan ... yang paling penting... berapa ramai yang tahu apa kaitan diantara dua gambar dibawah... LOL...






FLY

"if you surrendered to the air, you could ride it" - Toni Morrison "when everything seems to be goimg against you, r...