ads

Tuesday, 17 April 2012

AKU DAN POHON SENA


Dibawah rimbunan pohon Sena
aku berdiri, 
sewaktu dinihari
bersama bunga yang  berguguran
ibarat saju pada musim dingin
melitupi bumi dengan hamparan berwarna kuning


dibawah rimbunan pohon sena
aku berdiri,
dalam dingin pagi menusuk sendi
mendengar daun2nya berbisik
bercerita tentang burung yang bersarang didahan
tentang lelaki tua berbangsa cina
yang tiap pagi tiada jemu menghayun cangkul
dikebun pinggir sungai ini 
tentang air sungai yang melimpah ganas
pada musim banjir yang lepas
atau  mungkin  bercerita tentang aku
yang seringkali, dalam kelam dinihari
sendirian berlari tanpa henti

dibawah rimbunan pohon sena
aku berdiri,
disaat cahaya perak semakin pudar
ditelan jingga sang mentari
dan hitam langit bertukar kebiruan
diatas hamparan berwarna kuning
bersama bunga2 kecil berguguran
menghidu haruman lembut yang mengasyikkan
lantas  menyejukkan jiwa yang sedang lara
hanya aku dan pohon sena

semoga dimusim hadapan
aku masih mampu berdiri disini
bila pohon sena berbunga kembali

7 comments:

  1. insyallah kalau panjang umur masih boleh berdiri di situ

    ReplyDelete
  2. pohon sena itu sungguh mendamaikan

    ReplyDelete
  3. sena yg rendang tumpang berteduh ketika terik

    ReplyDelete
  4. Assalamu'alaikum... test test

    ReplyDelete
  5. bila kamu kembali di sana di tahun depan,
    pokok sena nya sudah tidak ada.
    yang tinggal hanya puisi manis untuk sena itu di sini, sekalipun sena tidak tahu kamu begitu menghargainya.

    ReplyDelete
  6. antara pokok kegemaran saya.

    ReplyDelete

:-)

HAPPY NEW YEAR ... do not go gentle

Well, here we are again, at the beginning of yet another year. I have to say though, 2017 has been sheer hell ...so i guess this year would ...