SYAIR PATUNG CENDANA - 2

satu hari patungcendana
dikaki senja mula bertanya
andaiannya itu adakah benarnya
atau ia khayalan cuma

lewat malam masih menunggu
tiada jawapan hanyalah bisu
jiwa yang teguh menjadi lesu
hati luluh menjadi debu

hatinya patung kini tertanya
kebisuan itu apa ertinya
mungkinkah ia membawa makna
andaiannya itu benar belaka

tahulah kini patungcendana
diri hanya gagak dirimba
terasa diri tidak berharga
nyatalah dia...patung cuma.

12 comments:

  1. usahlah patung berasa hampa
    kerana cendana ada bersama
    janganlah dihitung berapakah harga
    pasti nilainya tidaklah terhingga

    =) suka puisi!

    ReplyDelete
  2. salam Patung. Jom selamatkan harimau! ^_^

    ReplyDelete
  3. hari² harus dilalui..
    bersama teman atau bersendiri..
    yang pasti ianya adalah hidup..
    yang benar adalah kenyataan...
    yang pastinya...patungcendana..
    bukanlah hanya boneka..
    tetapi seorang manusia yang sangat hebat..berada di depan mata ia adalah cahaya...

    ReplyDelete
  4. patung oh patung
    andai benar, terima lah
    adakah benar, pastikan lah
    jgn kau jadi gagak
    jgn kau jadi pungguk

    ReplyDelete
  5. Hi PC, very nice posting.
    Allow me to add.....
    Dari mana punai melayang?
    Dari paya turun ke padi.
    Dari mana datang sayang?
    Dari mata turun ke hati.

    Bagaimana menangkap landak?
    Diasap pintunya dengan api.
    Bagainmana mula berkehendak?
    Dari mata turun ke hati.

    You keep well, stay beautiful and simpan satu lagu dalam hati.
    Lee.

    ReplyDelete
  6. patungcendana nama bicara
    syair dan sajak dinukil adanya
    nama timang timangan aja
    tidak mengapa
    asal kita bahagia
    biarlah apa orang kata

    ReplyDelete
  7. salam...kak PC,

    puisi yg sangat indah.dan dalam maknanya.....:)

    ReplyDelete
  8. pentoi...ya...kau kena baca ikut irama syair...hehehe

    ReplyDelete

:-)

Nevermore