Tuesday, 6 April 2010

syair patungcendana - 2

satu hari patungcendana
dikaki senja mula bertanya
andaiannya itu adakah benarnya
atau ia khayalan cuma

lewat malam masih menunggu
tiada jawapan hanyalah bisu
jiwa yang teguh menjadi lesu
hati luluh menjadi debu

hatinya patung kini tertanya
kebisuan itu apa ertinya
mungkinkah ia membawa makna
andaiannya itu benar belaka

tahulah kini patungcendana
diri hanya gagak dirimba
terasa diri tidak berharga
nyatalah dia...patung cuma.

12 comments:

BonekadalamChermin said...

usahlah patung berasa hampa
kerana cendana ada bersama
janganlah dihitung berapakah harga
pasti nilainya tidaklah terhingga

=) suka puisi!

baincardin said...

salam Patung. Jom selamatkan harimau! ^_^

Anonymous said...

hari² harus dilalui..
bersama teman atau bersendiri..
yang pasti ianya adalah hidup..
yang benar adalah kenyataan...
yang pastinya...patungcendana..
bukanlah hanya boneka..
tetapi seorang manusia yang sangat hebat..berada di depan mata ia adalah cahaya...

boe~ said...

patung oh patung
andai benar, terima lah
adakah benar, pastikan lah
jgn kau jadi gagak
jgn kau jadi pungguk

Uncle Lee said...

Hi PC, very nice posting.
Allow me to add.....
Dari mana punai melayang?
Dari paya turun ke padi.
Dari mana datang sayang?
Dari mata turun ke hati.

Bagaimana menangkap landak?
Diasap pintunya dengan api.
Bagainmana mula berkehendak?
Dari mata turun ke hati.

You keep well, stay beautiful and simpan satu lagu dalam hati.
Lee.

b.r.u.t.a.l.s.o.l.o said...

hampa itu kan tok ki

aloy_paradoks said...

apa ni,, syair?
erm..

a.k.u.p.e.n.t.o.i said...

syair tu kena nyanyi ke?

DrSam said...

patungcendana nama bicara
syair dan sajak dinukil adanya
nama timang timangan aja
tidak mengapa
asal kita bahagia
biarlah apa orang kata

sekamrrindu said...

salam...kak PC,

puisi yg sangat indah.dan dalam maknanya.....:)

patungcendana said...

anonymous...tq :-)

patungcendana said...

pentoi...ya...kau kena baca ikut irama syair...hehehe